<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dua sisi</title>
	<atom:link href="http://blogfajri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogfajri.wordpress.com</link>
	<description>selalu ada dua sisi!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 10:56:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blogfajri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0e4c08b3a986d7e3e0bbe190b5d7da0a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>dua sisi</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blogfajri.wordpress.com/osd.xml" title="dua sisi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blogfajri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PAN, Koalisi, dan Tantangan PT</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/07/pan-koalisi-dan-tantangan-pt/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/07/pan-koalisi-dan-tantangan-pt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 03:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[hatta rajasa]]></category>
		<category><![CDATA[pan]]></category>
		<category><![CDATA[parliamentary threshold]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rakernas pada 9-11 Desember 2011 di Jakarta. Menjelang dihelatnya momen penting ini, muncul seruan di internal partai untuk melakukan reposisi keanggotaan PAN di dalam koalisi pendukung pemerintah. Pangkalnya adalah kekecewaan terhadap dua anggota koalisi &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/07/pan-koalisi-dan-tantangan-pt/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=638&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><a href="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/partai_amanat_nasional.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-639" title="partai_amanat_nasional" src="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/partai_amanat_nasional.jpg?w=593" alt=""   /></a>Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rakernas pada </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">9-11 Desember 2011 </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">di </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Jakarta. Menjelang dihelatnya </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">momen penting ini, muncul seruan di internal partai untuk melakukan reposisi keanggotaan PAN di dalam koalisi pendukung pemerintah. Pangkalnya adalah kekecewaan terhadap dua anggota koalisi lainnya, Partai Demokrat dan Partai Golkar, mengenai revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kondisi ini </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">merujuk pada daftar inventarisasi masalah (DIM) pemerintah yang mengusulkan besaran ambang batas parlemen (</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>parliamentary threshold</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">) sebesar empat persen sesuai dengan </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">keinginan </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Partai Demokrat. Kemudian, jumlah kursi per daerah pemilihan sebanyak tiga hingga enam, </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">yang merupakan </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">permintaan Partai Golkar.</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> Sejauh ini memang dua partai tersebutlah yang mendominasi perdebatan di dalam setgab, sehingga menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan anggota setgab lainnya yang menginginkan adanya kesetaraan.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Adanya perbedaan tersebut tak pelak menimbulkan perselisihan, yang harus diakui mempengaruhi keharmonisan hubungan di antara partai-partai anggota koalisi. Padahal pembentukan setgab merupakan </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">salah satu improvisasi agar pemerintahan berjalan efektif,</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> setelah terjadinya perpecahan partai-partai pendukung pemerintah dalam menyikapi kasus Bank Century</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> Sayang dalam perjalannya pun keberadaan setgab tidak </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">berfungsi </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">maksimal </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">karena tergerus oleh ego masing-masing partai</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">PAN, melalui berbagai pernyataan elit politiknya, melihat setgab tengah dihadang persoalan serius karena hanya menjadi alat kepentingan Partai Demokrat dan Partai Golkar. Karenanya, persoalan tersebut menjadi relevan untuk menjadi pembahasan dalam rakernas.<span id="more-638"></span></span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Koalisi Ideal</strong></span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kombinasi presidensialisme dan multipartai di berbagai negara terbukti sulit untuk mewujudkan demokrasi yang stabil. Di antara berbagai contoh sistem presidensial yang stabil, hanya Chili yang memiliki sistem multipartai. Dalam demokrasi presidensial, sistem dua partai lebih dapat menghindarkan terjadinya konflik antara eksekutif dan legislatif karena adanya mayoritas di parlemen, dan juga minimnya polarisasi ideologi dalam sistem dua partai (Mainwaring, 1990).</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Tidak heran sangat sulit mewujudkan stabilitas dalam berdemokrasi di Indonesia dengan sistem multipartai ekstrem (multipartai tidak sederhana). Pada titik inilah penyederhanaan jumlah partai politik dengan sistem multipartai sederhana menemukan urgensinya. Untuk memperkuat sistem presidensialisme yang dianut Indonesia, dibutuhkan jumlah partai politik yang bisa bekerja secara efektif di parlemen. Jumlah partai yang tidak terlalu banyak diharapkan dapat meminimalisir fragmentasi di DPR, sehingga mengurangi terjadinya gesekan politik di legislatif yang cenderung menghambat kinerja pemerintah.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Perpaduan presidensialisme dan multipartai terbukti mempersulit pembentukan koalisi. Dalam sistem multipartai, partai politik yang dimenangkan presiden sangat jarang menjadi mayoritas di legislatif. Konsekuensinya, untuk mencapai mayoritas, bangunan koalisi antar-partai diperlukan, meskipun yang terbentuk adalah koalisi yang rapuh. Para anggota koalisi bisa berposisi ganda. Di satu sisi mereka menjadi bagian di dalam pemerintahan, dan di kesempatan yang lain menjadi bagian dari oposisi yang ada di luar pemerintahan. Sebuah realitas yang menunjukkan pragmatisme parta politik.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Salah satu problem mendasar yang menyebabkan rapuhnya koalisi adalah agenda dan target masing-masing partai untuk meraih kesuksesan pada Pemilu 2014. Walhasil, insentif yang diberikan Presiden SBY kepada anggota koalisi berupa kursi di kabinet pun tidak cukup kuat mengikat komitmen untuk mendukung segala kebijakan yang dilakukan eksekutif. Kenyataan ini sebenarnya dapat dimaklumi, mengingat bangunan koalisi yang solid hanya mampu diwujudkan dalam sistem parlementer.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">PAN sebagai partai yang selama ini memiliki loyalitas kuat terhadap koalisi, semestinya bisa memainkan peran penting. Meski hanya memiliki 46 kursi di DPR, namun PAN memiliki daya tawar yang kuat di hadapan Partai Demokrat, mengingat tidak adanya kekuatan mayoritas. Apalagi dua partai anggota koalisi lainnya, yakni Partai Golkar dan PKS, kerap </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>mbalelo </em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">dan</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">bermain di dua kaki. Daya tawar itulah yang bisa dimainkan dalam rangka mencapai kesepakatan mengenai angka </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>parliamentary threshold</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Maka isu penting lain yang perlu menjadi pembahasan dalam rakernas adalah merumuskan aturan main yang lebih implementatif, serta pola komunikasi politik di dalam tubuh setgab koalisi pemerintah, guna meminimalisasi friksi-friksi yang menguras energi. PAN perlu memperkeras suara dan menegaskan perlunya etika dan kesadaran dalam berkoalisi, agar terwujud disiplin dalam berkoalisi. Sebab, dilema yang dihadapi dalam koalisi presidensial saat ini, di mana PAN berada di dalamnya, dirasakan sangat mengganggu jalannya pemerintahan dan menjadi tontonan dan pendidikan politik yang tidak apik bagi masyarakat.</span></span></p>
<p lang="id-ID" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Target 2014</strong></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Wajar saja jika usulan </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>parliamentary threshold </em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">sebesar 4 persen yang didorong oleh Partai Demokrat menimbulkan kegelisahan bagi partai-partai kecil dan menengah, termasuk PAN. Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, dalam pernyataannya yang dikutip media massa, sebenarnya tidak mempermasalahkan besaran </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>parliamentary threshold</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">. Cukup beralasan, melihat perolehan suara PAN sebesar 6,01% pada Pemilu 2009, meskipun terjadi penurunan dibanding Pemilu 2004 sebesar 6,44%.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Agar dapat mempertahankan keberadaan PAN di parlemen pada periode berikutnya, langkah-langkah taktis dan strategis dalam rangka meningkatkan elektabilitas patut menjadi perhatian utama dalam rakernas. Apalagi saat ini partai-partai politik menghadapi tekanan deparpolisasi, terlihat dari sentimen negatif yang dimuat media massa, kalangan LSM, maupun masyarakat umum. PAN perlu melakukan evaluasi terhadap dukungan massa pemilihnya yang loyal, sembari membangun basis-basis baru.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Penetapan calon presiden yang akan diusung dalam pilpres 2014 mendatang juga diharapkan dapat mendongkrak </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>parliamentary threshold</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">. Karenanya suara-suara arus bawah agar rakernas mengusung Hatta Rajasa sebagai calon presiden merupakan hal positif. Dengan memunculkan nama Hatta lebih awal, akan membuat nama besan Presiden SBY itu semakin melambung, sekaligus mendongkrak perolehan suara PAN nantinya.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Yang tak kalah penting adalah melakukan penataan organisasi. PAN ditantang untuk dapat membangun kelembagaan dengan paradigma baru dan memiliki basis-basis sosial yang luas. PAN mesti dapat menunjukkan dirinya bukanlah milik salah satu kelompok, melainkan bisa merangkul semua bagian masyarakat. </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">PAN sebagai partai yang dibentuk dengan semangat reformasi memiliki tanggung jawab untuk memperkokoh demokrasi, sebagai salah satu amanat reformasi.</span></span></p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/politik/'>Politik</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/hatta-rajasa/'>hatta rajasa</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/pan/'>pan</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/parliamentary-threshold/'>parliamentary threshold</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/638/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=638&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/07/pan-koalisi-dan-tantangan-pt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/partai_amanat_nasional.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">partai_amanat_nasional</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlukah Ikut TPP?</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/02/perlukah-ikut-tpp/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/02/perlukah-ikut-tpp/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 03:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[apec]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan bebas]]></category>
		<category><![CDATA[tpp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Kesepakatan-kesepakatan perdagangan bebas terus bermunculan dan berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Hari ini tercatat lebih dari 150 kesepakatan yang minimal melibatkan satu negara Asia, sementara 50-an kesepakatan lain masih dalam proses negosiasi. Di antara kesepakatan tersebut, Trans-Pacific Partnership (TPP) &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/02/perlukah-ikut-tpp/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=627&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/tpp-basicsnews-dot-ca.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-633" title="basicsnews.ca" src="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/tpp-basicsnews-dot-ca.gif?w=593&#038;h=367" alt="" width="593" height="367" /></a>Kesepakatan-kesepakatan perdagangan bebas terus bermunculan dan berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Hari ini tercatat lebih dari 150 kesepakatan yang minimal melibatkan satu negara Asia, sementara 50-an kesepakatan lain masih dalam proses negosiasi. Di antara kesepakatan tersebut, Trans-Pacific Partnership (TPP) termasuk yang unik, salah satunya adalah karena memiliki sistem keanggotaan yang terbuka.</p>
<p>Maka tak heran dalam pertemuan dengan 21 negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Honolulu, Hawaii, beberapa waktu lalu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mempromosikan kawasan perdagangan bebas trans-Pasifik melalui TPP. Kemitraan ini diharapkan menjadi model bagi pakta perdagangan bebas lainnya.</p>
<p>TPP menjadi penting bagi AS karena tahun ini ekspor Negeri Paman Sam lebih banyak ditujukan ke negara-negara Lingkar Pasifik dibandingkan ke Eropa. Berdasarkan data yang dilansir Departemen Perdagangan AS, perusahaan-perusahaan AS lebih banyak menjual produknya ke Korea Selatan dibandingkan ke Prancis, dan lebih banyak ke Taiwan daripada Italia. Tahun lalu, ekspor ke kawasan tersebut menopang 850.000 tenaga kerja dalam negeri (Bloomberg.com, 11/11/2011).</p>
<p>Proses negosiasi hingga saat ini masih berlangsung menyangkut sejumlah hal klasik dalam perdagangan bebas: Paten, hak pekerja, perlindungan lingkungan, dan tarif yang melindungi industri domestik. Selain Amerika Serikat, sejauh ini sudah ada sembilan negara yang menyatakan diri bergabung, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Chili, Malaysia, Selandia Baru, Peru, Singapura, Vietnam, dan Jepang.</p>
<p>Nantinya TPP akan menurunkan tarif dan hambatan perdagangan lainnya di antara negara-negara tersebut. Tak main-main, jika terealisasi, pakta itu akan menandai upaya paling ambisius di kawasan dan menciptakan pasar yang 40 persen lebih besar dari Uni Eropa. AS sendiri berharap janji terbukanya akses akan memikat Indonesia, Kanada, Meksiko, dan anggota APEC lainnya untuk bergabung, sehingga memperluas zona perdagangan di Lingkar Pasifik.<span id="more-627"></span></p>
<p><strong>AS vs China</strong></p>
<p>Isu integrasi ekonomi kawasan adalah agenda pokok dalam forum APEC, yang merupakan salah satu forum kerja sama ekonomi utama di kawasan Asia Pasifik. Hal ini dapat dilihat dari upaya untuk mewujudkan Kawasan Perdagangan bebas Asia Pasifik (FTAAP) sejak tahun 2006, sebagai salah satu opsi integrasi ekonomi kawasan. TPP sebagai opsi lainnya bahkan menjadi sorotan dalam forum-forum APEC dua tahun terakhir.</p>
<p>TPP, yang semula hanya dikenal sebagai Pacific 4 (Singapura, Brunei Darussalam, Chile, dan Selandia baru), kini semakin menarik perhatian semenjak bergabungnya enam negara lainnya. Jika nantinya benar-benar terbentuk mapan, dapat dipastikan TPP memiliki pengaruh yang cukup diperhatikan dalam pembentukan arsitektur regional dan global. Meskipun masih menjadi pertanyaan, akankah kesepakatan perdagangan bebas ini menciptakan perdagangan yang adil bagi anggota-anggotanya.</p>
<p>Terlepas dari itu, yang menarik adalah gencarnya pemerintahan Barack Obama mempromosikan TPP. Faktanya, TPP memiliki potensi yang signifikan bagi kebijakan perdagangan AS, dalam rangka memperpanjang sekaligus meningkatkan pengaruh dan kepemimpinan AS di kawasan Asia. Hal ini juga tidak lepas dari upaya AS untuk membendung meluasnya pengaruh China di kawasan Asia, khususnya di Asia Tenggara. Adanya persaingan eksistensi di antara dua kekuatan itu di Asia Tenggara, secara tidak langsung memasukkan kawasan ASEAN ke dalam bagian politik strategi AS menghadapi China. Dalam kaitannya dengan TPP, perlu dicatat bahwa lima besar ekonomi Asia Tenggara merupakan anggota APEC. Kawasan ini adalah tempat di mana AS harus menjaga eksistensinya, untuk mengimbangi China yang semakin diperhitungkan di kancah global.</p>
<p><strong>Posisi Indonesia</strong></p>
<p>Pemerintah Indonesia sendiri hingga kini menyatakan belum akan bergabung untuk lebih berkonsentrasi pada penyelesaian Putaran Doha WTO. Hanya saja, lantaran Putaran Doha masih mandek, Indonesia kini berfokus pada kerja sama perdagangan regional dan bilateral.</p>
<p>Konsistensi sikap Pemerintah Indonesia, baik yang dilontarkan oleh Mari Elka Pangestu saat masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan, hingga kini oleh Menteri Gita Wirjawan, adalah tepat. Indonesia saat ini sudah terlibat dalam sejumlah kesepakatan perdagangan bebas, dan belum sepenuhnya berjalan mulus dan memberi hasil yang maksimal bagi Indonesia.</p>
<p>Pilihan tersebut juga tidak terlepas dari kesiapan dan kapasitas daya saing industri Tanah Air. Untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing, Indonesia membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri. Diperlukan proteksi bagi industri-industri yang masih belum mapan hingga cukup kuat untuk bersaing, sehingga dapat menciptakan perdagangan yang adil.</p>
<p>Pemberlakuan TPP memang akan membawa implikasi peningkatan ekspor ke negara-negara besar, seperti AS dan lainnya. Namun sebaliknya juga menghadirkan ancaman dengan membanjirnya produk-produk impor ke dalam negeri. Lebih jauh bahkan diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik dari kesepakatan perdagangan bebas yang selama ini masih menimbulkan kerugian bagi Indonesia.</p>
<p>Masih banyak pekerjaan rumah untuk membenahi perekonomian dalam negeri. Apalagi Indonesia tak lama lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economy Community/AEC). Pemerintah masih harus berkutat dengan sejumlah persoalan, seperti tingginya biaya produksi, suku bunga kredit, sumber daya kelistrikan dan gas, serta masih tingginya biaya logistik.</p>
<p>Apabila dipaksakan bergabung dengan TPP pada 2012 nanti, Indonesia baru akan menikmati hasilnya setelah beberapa tahun mendatang. Dalam hal ini kita bisa belajar dari diberlakukannya ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA), yang hingga kini masih menimbulkan defisit perdagangan bagi Indonesia terhadap China. Apalagi saat ini posisi Indonesia masih relatif lemah, karena produk ekspor kita masih merupakan produk-produk konvensional.</p>
<p>Kita tentunya juga tak ingin menjadi pelanduk yang mati di antara dua gajah, dalam hal ini AS dan China, yang tengah bertarung menancapkan pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara.</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ekonomi/'>ekonomi</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/luar-negeri/'>luar negeri</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/apec/'>apec</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/ekonomi/'>ekonomi</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/perdagangan-bebas/'>perdagangan bebas</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/tpp/'>tpp</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=627&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2011/12/02/perlukah-ikut-tpp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogfajri.files.wordpress.com/2011/12/tpp-basicsnews-dot-ca.gif" medium="image">
			<media:title type="html">basicsnews.ca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibnu Sina, Ilmuwan Semua Bidang dari Bukhara</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/ibnu-sina-ilmuwan-semua-bidang-dari-bukhara/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/ibnu-sina-ilmuwan-semua-bidang-dari-bukhara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:25:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Tak berlebihan jika intelektual Barat, George Sarton, menyebut Ibnu Sina sebagai &#8220;ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu.&#8221; Sebab, sebagai seorang ilmuwan, Ibnu Sina menguasai banyak cabang ilmu yang dipelajarinya &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/ibnu-sina-ilmuwan-semua-bidang-dari-bukhara/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=623&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak berlebihan jika intelektual Barat, George Sarton, menyebut Ibnu Sina sebagai &#8220;ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu.&#8221; Sebab, sebagai seorang ilmuwan, Ibnu Sina menguasai banyak cabang ilmu yang dipelajarinya dari berbagai tempat.<span id="more-623"></span></p>
<p>Ibnu Sina yang memiliki nama asli Abu Ali al-Husain bin Abdullah merupakan dokter dan filsuf Islam termasyhur. Dia dilahirkan di Afsyanah, Bukhara (kini Uzbekistan) pada 370 H/980 M). Di Barat dia terkenal dengan nama Avicenna. Ayahnya seorang pegawai tinggi pada Dinasti Samaniah (204-395 H/819/1005 M).</p>
<p>Sejak kecil di usia 5 tahun Ibnu Sina belajar menghafal Alquran dan ilmu-ilmu agama. Kemudian mempelajari matematika, logika, fisika, geometri, astronomi, hukum Islam, teologi, kedokteran, dan metafisika. Dengan demikian, ia menguasai bermacam-macam ilmu pengetahuan.</p>
<p>Profesinya di bidang kedokteran dimulai sejak umur 17 tahun. Kepopulerannnya sebagai dokter bermula ketika ia berhasil menyembuhkan Nuh bin Mansur (976-997 M), salah seorang penguasa Dinasti Samaniah. Banyak tabib dan ahli yang hidup pada masa itu tidak berhasil menyembuhkan penyakit sang raja.</p>
<p>Sebagai penghargaan, Ibnu Sina diminta raja untuk menetap di istana, paling tidak untuk sementara selama sang raja dalam proses penyembuhan. Tapi Ibnu Sina menolaknya dengan halus. Dia hanya meminta izin untuk mengunjungi sebuah perpustakaan kerajaan yang kuno dan antik. Namun siapa sangka, dari sanalah ilmunya yang luas makin bertambah.</p>
<p>Ketika dia berusia 22 tahun, ayahnya meninggal. Setelah kematian ayahnya itulah dia mulai berkelana, menyebarkan ilmu dan mencari ilmu yang baru. Tempat pertama yang menjadi tujuannya adalah Jurjan, sebuah kota di Timur Tengah. Di sinilah dia bertemu dengan sastrawan dan ulama besar Abu Raihan Al-Biruni. Ia kemudian berguru kepada Al-Biruni.</p>
<p>Dia dua kali menjabat sebagai menteri pada Dinasti Hamdani (293/394 H/905-1004 M). Karena terlibat persoalan politik, ia dipenjarakan dan dipecat dari kedudukannya sebagai menteri.</p>
<p>Kebesaran nama Ibnu Sina terlihat dari beberapa gelar yang diberikan orang kepadanya, seperti <em>asy-Syaikh ar-Rais</em> (Guru Para Raja) di bidang filsafat dan Pangeran Para Dokter di bidang kedokteran.</p>
<p>Dia banyak meninggalkan karya tulis, semuanya ada kurang dari 200 buah, termasuk buku saku dan kumpulan suratnya, kebanyakan berbahasa Arab, selainnya berbahasa Persia.</p>
<p>Bukunya yang terkenal antara lain <em>as-Syifa&#8217;</em> (Penyembuhan), <em>al-Qanuun fi at-Tibb</em> (Peraturan-Peraturan dalam Kedokteran) yang selama 15 abad menjadi literatur penting bagi fakultas-fakultas kedokteran di Eropa, <em>al-Isyaaraah wa at-Tanbihaat</em> (Isyarat dan Penjelasan), <em>Mantiq al-Masyriqiyyiin</em> (Logika Timur), dan <em>Uyuun al-Hikmah</em> (Mata Air Hikmah).</p>
<p>Perkembangan dunia kedokteran awal tidak bisa terlepas dari nama besar Ibnu Sina. Ia juga banyak menyumbangkan karya-karya asli dalam dunia kedokteran. Dalam <em>al-Qanuun fi at-Tibb</em> misalnya, dia menulis ensiklopedia dengan jumlah jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan. Dia juga memperkenalkan penyembuhan secara sistematis, dan ini dijadikan rujukan selama tujuh abad lamanya.</p>
<p>Ibnu Sina memiliki pemikiran keagamaan yang mendalam. Pemahamannya mempengaruhi pandangan filsafatnya. Ketajaman pemikirannya dan kedalaman keyakinan keagamaannya secara simultan mewarnai alam pikirannya.</p>
<p>Ibnu Rusyd menyebutnya sebagai seorang yang agamis dalam filsafat, sementara al-Ghazali menjulukinya filsuf yang terlalu banyak berpikir.</p>
<p>Mengikuti pendahulunya, al-Farabi, ia mengakui bahwa alam ini diciptakan dengan jalan emanasi (memancar dari Tuhan). Tuhan adalah wujud pertama yang immateri dan dari-Nya-lah memancar segala yang ada. Tuhan sebagai <em>al-wujuud al-awwal</em> berpikir tentang diri-Nya, lalu dari pemikiran itu timbullah wujud kedua yang disebut akal pertama. Akal pertama ini mempunyai tiga objek pemikiran, yaitu Tuhan, dirinya sebagai <em>waajib al-wujuud</em>, dan dirinya sebagai <em>mumkin al-wujuud</em>. Pemikiran akal pertama tentang Tuhan melahirkan akal-akal berikutnya sampai kepada akal kesepuluh.</p>
<p>Pemikiran akal pertama tentang dirinya sebagai <em>waajib al-wujuud</em> memancarkan jiwa-jiwa dan pemikiran akal tentang dirinya sebagai <em>mumkin al-wujuud</em> melahirkan semua langit. Demikianlah seterusnya, setiap akal yang jumlahnya 10 itu mempunyai tiga objek pemikiran dan dari pemikiran akal inilah kemudian memancar alam ini.</p>
<p>Karena itu dia tidak menerima konsep penciptaan alam dari tiada menjadi ada (<em>creatio ex nihilo</em>) seperti yang dipahami oleh kebanyakan teolog Islam. Baginya alam ini qaadim (tidak mempunyai permulaan dari segi waktu). Antara Tuhan dan terjadinya alam tidak terdapat kesenjangan waktu. Pendapat ini mendapat tantangan keras dari al-Ghazali dalam bukunya <em>Tahaafut al-Falaasifah</em> (Kekacauan Para Filsuf).</p>
<p><em>Ditulis dari Ensiklopedi Islam dan berbagai sumber lainnya.</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/623/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=623&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/ibnu-sina-ilmuwan-semua-bidang-dari-bukhara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abu Dzar, Pembasmi Korupsi Pecinta Kaum Papa</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/abu-dzar-pembasmi-korupsi-pecinta-kaum-papa/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/abu-dzar-pembasmi-korupsi-pecinta-kaum-papa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:13:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Di Lembah Waddan yang menghubungkan Makkah dan dunia luar, tinggallah suku Ghifar. Suku itu hidup mengandalkan sedikit pemberian kafilah perdagangan Quraisy yang melintas antara Syam (kini Suriah) dan Makkah. Sering pula mereka hidup dengan menggerebek kafilah yang tidak memenuhi kebutuhan &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/abu-dzar-pembasmi-korupsi-pecinta-kaum-papa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=619&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Lembah Waddan yang menghubungkan Makkah dan dunia luar, tinggallah suku Ghifar. Suku itu hidup mengandalkan sedikit pemberian kafilah perdagangan Quraisy yang melintas antara Syam (kini Suriah) dan Makkah.<span id="more-619"></span></p>
<p>Sering pula mereka hidup dengan menggerebek kafilah yang tidak memenuhi kebutuhan mereka. Jundub bin Junadah alias Abu Dzar adalah anggota suku tersebut. Dia dikenal karena keberanian, ketenangan, pemikiran yang jauh, dan juga kebenciannya pada pemujaan berhala.</p>
<p>Suatu ketika, saat dia berada di gurun Waddan, kabar tentang hadirnya seorang nabi baru di Makkah sampai ke telinganya. Dia sangat berharap kehadiran sosok nabi itu akan membantu mengubah hati dan pikiran masyarakat dan membawa mereka keluar dari kegelapan takhayul.</p>
<p>Tanpa banyak membuang waktu, dia memanggil saudara lelakinya, Anis, dan berkata kepadanya: &#8220;Pergilah ke Makkah dan carilah informasi apapun yang kamu bisa mengenai lelaki yang mengklaim dialah rasul dan wahyu datang kepadanya dari surga. Dengarkan apa yang dia katakan, dan ceritakan kembali kepadaku.&#8221;</p>
<p>Anis pergi ke Makkah dan bertemu Nabi Muhammad SAW. Dia mendengarkan apa yang dikatakan, dan kembali ke gurun Waddan. Abu Dzar yang tak sabar langsung menanyakan ucapan sang nabi.</p>
<p>&#8220;Saya telah melihat seorang lelaki,&#8221; lapor Anis. &#8220;Dia menyeru orang-orang untuk berbuat baik. Kata-katanya jelas, dan bukan syair.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa yang orang bilang tentang dia?&#8221; tanya Abu Dzarr.</p>
<p>&#8220;Mereka bilang dia adalah seorang penyihir, tukang ramal, dan penyair.&#8221;</p>
<p>&#8220;Keingintahuanku belum terpuaskan. Aku belum puas dengan hal ini. Maukah kau menjaga keluargaku ketika aku pergi dan menguji misi nabi ini?&#8221;.</p>
<p>&#8220;Ya, tapi hati-hati dengan penduduk Makkah&#8221;.</p>
<p>Singkat cerita, tibalah Abu Dzar di Makkah dan langsung jatuh cinta dengan ajaran Muhammad. Dia menjadi orang kelima (kisah lain menyebut keenam) yang pertama-tama masuk Islam. Tanpa keraguan bahkan dia berani mendeklarasikan agama barunya di keramaian Kota Makkah, hingga membuatnya sempat dipukuli warga Makkah ketika itu.</p>
<p>Abu Dzar merupakan sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah. Saking cintanya, Abu Dzar menyebut Nabi Muhammad dengan panggilan &#8220;khalili&#8221;, yang artinya sahabatku. Yang juga menonjol dari Abu Dzar adalah kecintaannya kepada kaum papa, hingga membuatnya dijuluki sebagai &#8220;bapak kaum fakir miskin&#8221;.</p>
<p>Abu Dzar juga dikenal gigih memberantas korupsi semenjak pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab hingga Khalifah Utsman bin Affan. Ketika dia tinggal di Damaskus yang dipimpin Gubernur Muawiyah yang bergelimang kemewahan, Abu Dzar pernah berfatwa bahwa orang Muslim tidak boleh menyimpan harta lebih dari tiga malam. Harus segera diserahkan kepada fakir miskin yang <em>mustahiq</em> (yang berhak).</p>
<p>Abu Dzar memegang betul wasiat Rasulullah. Dalam hadist yang diriwayatkan Anas bin Malik, suatu ketika Rasulullah menyapa Abu Dzar. Sambil memegang tangan Abu Dzar, Nabu berkata, &#8220;Wahai Abu Dzar! Sesungguhnya di antara kedua tanganmu ada bukit penghalang. Ia sukar untuk didaki, kecuali orang yang ringan bawaaannya&#8221;.</p>
<p>Abu Dzar bertanya &#8220;Wahai Nabi, apakah aku termasuk yang ringan atau berat bawaanku?&#8221; Nabi bertanya, &#8220;Adakah kau punya makanan untuk besok pagi?&#8221; Dijawab ada. &#8220;Untuk lusa?&#8221; Abu menjawab, tidak ada! Nabi bertutur, &#8220;Andai kau punya makanan untuk lusa. Niscaya termasuk orang yang berat bawaannya&#8221;.</p>
<p>(<em>Diolah dari witness-pioneer.org dan sumber lainnya</em>)</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/619/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=619&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/abu-dzar-pembasmi-korupsi-pecinta-kaum-papa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saladin</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/saladin/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/saladin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Nama Salahuddin Ayyubi identik dengan Perang Salib. Panglima perang dengan kepemimpinan yang bijak itu adalah pahlawan besar Islam, yang juga dihormati di dunia Barat. Saladin, begitu dia dikenal di Barat, adalah pejuang Kurdi dari Tikrit (utara Irak saat ini) yang &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/saladin/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=617&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama Salahuddin Ayyubi identik dengan Perang Salib. Panglima perang dengan kepemimpinan yang bijak itu adalah pahlawan besar Islam, yang juga dihormati di dunia Barat.</p>
<p>Saladin, begitu dia dikenal di Barat, adalah pejuang Kurdi dari Tikrit (utara Irak saat ini) yang hidup pada 1138-1193. Dia menyatukan kembali Mesir, Suriah, dan Mesopotamia (Irak), serta terkenal dengan kesuksesannya mengusir Pasukan Salib Eropa keluar dari Yerusalem. Pasukan Salib adalah manifestasi pertama imperialisme Eropa.</p>
<p>Saladin dilahirkan dari keluarga Kurdi yang terkemuka. Pada malam kelahiran Saladin, ayahnya, Najm ad-Din Ayyub, mengumpulkan keluarganya dan pindah ke Aleppo. Di sana, ayahnya mengabdi kepada Imaduddin Zangi bin Aq Sonqur, gubernur Turki yang berkuasa di Suriah utara.<span id="more-617"></span></p>
<p>Tumbuh di Balbek dan Damaskus, Saladin awalnya tak berbeda dengan anak muda kebanyakan, lebih banyak mempelajari agama daripada memperoleh latihan militer. Namun, panglima perang bernama asli Salahuddin Yusuf ini mempersatukan dan memimpin dunia Muslim pada 1187, merebut kembali Yerusalem untuk Muslim setelah mengalahkan Raja Yerusalem dalam Perang Hattin di dekat Danau Galilee.</p>
<p>Ketika pasukannya memasuki kota Yerusalem, mereka tidak diizinkan untuk membunuh orang sipil, merampok, atau menghancurkan kota. Menjelang penyerbuan ke Yerusalem itu, Saladin memberi kesempatan kepada penguasa Kristen untuk mempersiapkan diri agar bisa melawan pasukannya dengan terhormat. Saladin pun tak menjadikan warga Nasrani sebagai budak, melainkan malah membebaskan sebagian besar mereka.</p>
<p>Kebaikan hati Saladin ini bertolak belakang ketika Pasukan Salib dari Eropa merebut Yerusalem pada 1099. Saat itu 70 ribu orang Muslim di Yerusalem dibantai, sementara sisa-sisa warga Yahudi digiring ke sinagog dan dibakar.</p>
<p>Orang-orang Kristen dari barat Eropa terheran-heran dengan kesuksesan Saladin merebut Yerusalem. Paus Gregory VIII kemudian memerintahkan pasukan salib yang lain untuk mendapatkan kembali Yerusalem untuk Kristiani. Ini adalah awal Perang Salib Ketiga. Perang ini dipimpin oleh Richard I (Richard the Lionheart), Kaisar Frederick Barbarossa dari Jerman, dan Raja King Philip II dari Prancis. Mereka adalah tiga tokoh penting di barat Eropa. Perang ini berlangsung antara 1189-1192.</p>
<p>Saladin dan Richard the Lionheart adalah dua nama yang mendominasi kisah-kisah Perang Salib. Salah satu kisah yang membuktikan kelembutan hati Saladin adalah ketika Richard jatuh sakit di tengah-tengah masa pertempuran. Bukannya memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang, Saladin justru mengirimkan dokter untuk Richard, juga buah pir yang dikemas dalam salju.</p>
<p>Itulah Saladin. Selain dikagumi di kalangan Muslim, dia memiliki reputasi besar di kalangan Kristen Eropa. Kisah perang dan kepemimpinannya banyak ditulis dalam puisi dan sastra Eropa, salah satunya adalah The Talisman (1825) karya Walter Scott.</p>
<p>Sepanjang berjuang, Saladin selalu membawa sebuah peti yang tertutup rapat. Banyak yang menyangka isi peti itu adalah batu permata atau barang-barang berharga lainnya. Namun, ketika Saladin wafat pada 4 Maret 1193 dan peti itu dibuka, ditemukan sehelai surat wasiat dan kain kafan, serta segumpal tanah.</p>
<p>Dalam suratnya Saladin berpesan, &#8220;Kafankanlah aku dengan kain kafan yang pernah dibasaih air zam-zam ini, yang pernah mengunjungi Kakbah yang mulia dan makam Rasulullah. Tanah ini adalah sisa-sisa perang. Buatlah kepalan untuk alas kepalaku di dalam kubur.&#8221;</p>
<p>(<em>Diolah dari berbagai sumber</em>)</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=617&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/saladin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thariq bin Ziyad, Sang Penakluk Spanyol</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/thariq-bin-ziyad-sang-penakluk-spanyol/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/thariq-bin-ziyad-sang-penakluk-spanyol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:02:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Setelah wafatnya Rasulullah SAW, ajaran Islam menyebar dengan cepatnya ke seluruh penjuru dunia. Di Eropa, ajaran Islam berangkat dari Afrika Utara dan masuk melalui Spanyol. Kisah masuknya Islam ke Spanyol tak bisa dilepaskan dari sosok heroik Thariq bin Ziyad, yang &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/thariq-bin-ziyad-sang-penakluk-spanyol/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=615&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah wafatnya Rasulullah SAW, ajaran Islam menyebar dengan cepatnya ke seluruh penjuru dunia. Di Eropa, ajaran Islam berangkat dari Afrika Utara dan masuk melalui Spanyol.</p>
<p>Kisah masuknya Islam ke Spanyol tak bisa dilepaskan dari sosok heroik Thariq bin Ziyad, yang ditugaskan Gubernur Afrika Utara Musa bin Nushair. Menurut catatan, Thariq dilahirkan pada 15 November 689, dan merupakan budak yang dimerdekakan oleh Musa bin Nushair.</p>
<p>Alkisah, penugasan untuk Thariq didasarkan atas kondisi Spanyol yang tengah dilanda konflik antara sesama penganut Kristen. Raja Roderick yang berkuasa saat itu memaksakan ajaran Trinitas yang dianutnya kepada umat Nasrani Aria. Sementara Nasrani Aria meyakini Nabi Isa adalah semata-mata utusan Allah.<br />
<span id="more-615"></span><br />
Roderick pun dikenal dengan kekejamannya. Dia menerapkan pajak tinggi bagi rakyat, serta menyuburkan pelecehan terhadap kaum perempuan. Kondisi itulah yang membuat banyak penduduk Spanyol eksodus ke Afrika, yang ketika itu dipimpin pemerintahan Islam.</p>
<p>Salah satu dari warga yang eksodus adalah Gubernur Ceuta, Julian, yang putrinya, Florinda, dinodai oleh Roderick. Kepada Musa bin Nushair, Julian meminta agar Spanyol dibebaskan dari penindasan Roderick.</p>
<p>Pada Ramadan 92 Hijriyah, bertepatan dengan 711 Masehi, Thariq bin Ziyad tiba di Spanyol untuk misi dakwah. Namun ajakan dakwah tersebut mendapatkan respons yang tidak baik dari Roderick.</p>
<p>Tak banyak pasukan yang dibawa Thariq ketika itu. Menurut catatan, hanya ada 12.000 orang, sementara tugas penaklukan yang dibebankan tidaklah mudah. Terlebih, jumlah pasukan Visigothic ketika itu mencapai 100.000.</p>
<p>Perbedaan jumlah kekuatan itu tak membuat Thariq mundur. Dia malah memerintahkan kapal-kapal yang membawa pasukannya dibakar. Keputusan Thariq itu jelas menimbulkan tanda tanya. Namun dalam pidatonya, Thariq kembali membakar semangat prajurit Islam untuk terus maju berjuang:</p>
<p>&#8220;Di belakang kita ada lautan luas, di hadapan kita pasukan musuh. Jadi, kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya dua pilihan, menaklukkan negeri ini dan menetap di sini serta mengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid)?&#8221;.</p>
<p>Namun kemenangan berpihak kepada pasukan Islam, yang mengalahkan pasukan Roderick di Bakkah. Selanjutnya giliran kota-kota seperti Cordova, Granada, dan Toledo ditaklukkan. Toledo ketika itu merupakan ibu kota Kerajaan Visigothic,.</p>
<p>Untuk menandakan kesuksesan Thariq, bukit di pantai tempat pendaratannya lalu diberi nama Jabal Thariq, yang kini dikenal dengan nama Gibraltar. Bahkan Thariq dianggap sebagai salah satu komandan militer terpenting dalam sejarah Iberia.</p>
<p>Setelah penaklukan oleh Thariq, Islam menyebar dengan cepat. Bahkan kota-kota semacam Andalusia dan Cordova ketika itu menjadi pusat peradaban dunia.</p>
<p>Dari Spanyol Islam memasuki Austria. Selanjutnya pada akhir abad 1800, ajaran Islam semakin meluas di tanah Eropa.</p>
<p>(<em>Diolah dari berbagai sumb</em>er)</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/615/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=615&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/thariq-bin-ziyad-sang-penakluk-spanyol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Percakapan Khadijah dan Waraqah bin Naufal</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/percakapan-khadijah-dan-waraqah-bin-naufal/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/percakapan-khadijah-dan-waraqah-bin-naufal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[MUHAMMAD sedang tidur. Khadijah menatapnya dengan hati penuh kasih dan harapan. Setelah dilihatnya ia tidur nyenyak, nyenyak dan tenang sekali, ditinggalkannya orang itu perlahan-lahan. Ia keluar, dengan pikiran masih pada orang itu, orang yang pernah menggoncangkan hatinya. Pikirannya pada hari &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/percakapan-khadijah-dan-waraqah-bin-naufal/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=613&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MUHAMMAD sedang tidur. Khadijah menatapnya dengan hati penuh kasih dan harapan.</p>
<p>Setelah dilihatnya ia tidur nyenyak, nyenyak dan tenang sekali, ditinggalkannya orang itu perlahan-lahan. Ia keluar, dengan pikiran masih pada orang itu, orang yang pernah menggoncangkan hatinya. Pikirannya pada hari esok, pada hari yang akan memberikan harapan baik kepadanya. Harapannya, suami itu akan menjadi nabi atas umat yang kini tengah hanyut dalam kesesatan. Ia akan membimbing mereka dengan ajaran agama yang benar serta akan membawa mereka ke jalan yang lurus.<br />
<span id="more-613"></span><br />
Tetapi, sungguh pun begitu, menghadapi masa yang akan datang, ia merasa kuatir sekali, khawatir akan nasib suami yang setia dan penuh kasih-sayang itu. Dibayangkannya dalam hatinya apa yang telah diceritakan kepadanya itu. Dibayangkannya itu malaikat yang begitu indah, yang memperlihatkan diri di angkasa, setelah menyampaikan wahyu Tuhan kepadanya dan yang kemudian memenuhi seluruh ruangan itu.</p>
<p>Selalu dia melihat malaikat itu ke mana saja dia mengalihkan muka. Khadijah masih mengulangi kata-kata yang dibacakan dan sudah terpateri dalam dada Muhammad itu.</p>
<p>Semua itu dibentangkan kembali oleh Khadijah di depan mata hatinya. Kadang terkembang senyum di bibir, karena suatu harapan; kadang kecut juga rasanya, karena takut akan nasib yang mungkin akan menimpa diri Al-Amin kelak.</p>
<p>Tidak tahan dia tinggal seorang diri lama-lama. Pikirannya berpindah-pindah dari harapan yang manis sedap kepada kesangsian dan harap-harap cemas. Terpikir olehnya akan mencurahkan segala isi hatinya itu kepada orang yang sudah dikenalnya bijaksana dan akan dapat memberikan nasihat.</p>
<p>Untuk itu, kemudian dia pergi menjumpai saudara sepupunya (anak paman), Waraqah bin Naufal. Seperti sudah disebutkan, Waraqah adalah seorang penganut agama Nasrani yang sudah mengenal Bibel dan sudah pula menerjemahkannya sebagian ke dalam bahasa Arab. Ia menceritakan apa yang pernah dilihat dan didengar Muhammad dan menceritakan pula apa yang dikatakan Muhammad kepadanya, dengan menyebutkan juga rasa kasih dan harapan yang ada dalam dirinya.</p>
<p>Waraqah menekur sebentar, kemudian berkata: &#8220;Maha Kudus Ia, Maha Kudus. Demi Dia yang memegang hidup Waraqah. Khadijah, percayalah, dia telah menerima Namus Besar seperti yang pernah diterima Musa. Dan sungguh dia adalah Nabi umat ini. Katakan kepadanya supaya tetap tabah.&#8221;</p>
<p>Pada umumnya kata &#8216;namus besar&#8217; (an-namus&#8217;l-akbar) oleh beberapa penulis yang datang kemudian diberi anotasi, bahwa kata namus berarti &#8216;Jibril.&#8217;</p>
<p>Khadijah pulang. Dilihatnya Muhammad masih tidur. Dipandangnya suaminya itu dengan rasa kasih dan penuh ikhlas, bercampur harap dan cemas. Dalam tidur yang demikian itu, tiba-tiba ia menggigil, napasnya terasa sesak dengan keringat yang sudah membasahi wajahnya. Ia terbangun, manakala didengarnya malaikat datang membawakan wahyu kepadanya:</p>
<p>&#8220;Wahai orang yang berselimut! Bangunlah dan sampaikan peringatan. Dan agungkan Tuhanmu. Pakaianmu pun bersihkan. Dan hindarkan perbuatan dosa. Jangan kau memberi, karena ingin menerima lebih banyak. Dan demi Tuhanmu, tabahkan hatimu.&#8221; (QS 74:1-7)</p>
<p>Dipandangnya ia oleh Khadijah, dengan rasa kasih yang lebih besar. Didekatinya ia perlahan-lahan seraya dimintanya, supaya kembali ia tidur dan beristirahat.</p>
<p>&#8220;Waktu tidur dan istirahat sudah tak ada lagi, Khadijah,&#8221; jawabnya. &#8220;Jibril membawa perintah supaya aku memberi peringatan kepada umat manusia, mengajak mereka, dan supaya mereka beribadat hanya kepada Allah. Tapi siapa yang akan kuajak? Dan siapa pula yang akan mendengarkan?&#8221;</p>
<p>Khadijah berusaha menenteramkan hatinya. Cepat-cepat ia menceritakan apa yang didengarnya dari Waraqah tadi. Dengan penuh gairah dan bersemangat sekali kemudian ia menyatakan dirinya beriman atas kenabiannya itu. Sudah sewajarnya apabila Khadijah cepat-cepat percaya kepadanya. Ia sudah mengenalnya benar. Selama hidupnya laki-laki itu selalu jujur, orang berjiwa besar ia dan selalu berbuat kebaikan dengan penuh rasa kasih-sayang. Selama dalam tahannuth, dilihatnya betapa besar kecenderungannya kepada kebenaran, dan hanya kebenaran semata-mata. Ia mencari kebenaran itu dengan persiapan jiwa, kalbu, dan pikiran yang sudah begitu tinggi, membubung melampaui jangkauan yang akan dapat dibayangkan manusia, manusia yang menyembah patung dan membawakan kurban-kurban ke sana; mereka yang menganggap bahwa itu adalah tuhan yang dapat mendatangkan bencana dan keuntungan. Mereka membayangkan, bahwa itu patut disembah dan diagungkan.</p>
<p>Wanita itu sudah melihatnya betapa benar ia pada tahun-tahun masa tahannuth itu. Juga ia melihatnya betapa benar keadaannya tatkala pertama kali ia kembali dari Hua Hira&#8217;, sesudah kerasulannya. Ia bingung sekali. Dimintanya oleh Khadijah, apabila malaikat itu nanti datang supaya diberitahukan kepadanya.</p>
<p>Bilamana kemudian Muhammad melihat malaikat itu datang, didudukannya ia oleh Khadijah di paha kirinya, kemudian di paha kanan dan di pangkuannya. Malaikat itupun masih juga dilihatnya. Khadijah menghalau dan mencampakkan tutup mukanya. Waktu itu tiba-tiba Muhammad tidak lagi melihatnya. Khadijah tidak ragu lagi bahwa itu adalah malaikat, bukan setan.</p>
<p>Sesudah peristiwa itu, pada suatu hari Muhammad pergi akan mengelilingi Kakbah. Di tempat itu Waraqah bin Naufal menjumpainya. Sesudah Muhammad menceritakan keadaannya, Waraqah berkata: &#8220;Demi Dia Yang memegang hidup Waraqah. Engkau adalah Nabi atas umat ini. Engkau telah menerima Namus Besar seperti yang pemah disampaikan kepada Musa. Pastilah kau akan didustakan orang, akan disiksa, akan diusir dan akan diperangi. Kalau sampai pada waktu itu aku masih hidup, pasti aku akan membela yang di pihak Allah dengan pembelaan yang sudah diketahuiNya pula.&#8221;</p>
<p>Lalu Waraqa mendekatkan kepalanya dan mencium ubun-ubun Muhammad. Muhammad pun segera merasakan adanya kejujuran dalam kata-kata Waraqah itu, dan merasakan pula betapa beratnya beban yang harus menjadi tanggungannya.</p>
<p>Sekarang ia jadi memikirkan, bagaimana akan mengajak kaum Quraisy supaya turut beriman; padahal ia tahu benar mereka sangat kuat mempertahankan kebatilan itu. Mereka bersedia berperang dan mati untuk itu. Ditambah lagi mereka masih sekeluarga dan sanak famili yang dekat.</p>
<p>Sungguh pun begitu, tetapi mereka dalam kesesatan. Sedang apa yang dianjurkannya kepada mereka, itulah yang benar. Ia mengajak mereka, agar jiwa dan hati nurani mereka dapat lebih tinggi sehingga dapat berhubungan dengan Allah Yang telah menciptakan mereka dan menciptakan nenek-moyang mereka; agar mereka beribadat hanya kepadaNya, dengan penuh ikhlas, dengan jiwa yang bersih, untuk agama. Ia mengajak mereka supaya mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan perbuatan yang baik, dengan memberikan kepada orang berdekatan, hak-hak mereka, begitu juga kepada orang yang dalam perjalanan; agar mereka menjauhkan diri dari menyembah batu-batu yang mereka buat jadi berhala yang menurut dugaan mereka akan mengampuni segala dosa mereka dari perbuatan angkara-murka yang mereka lakukan, dari menjalankan riba dan memakan harta anak piatu.</p>
<p>Penyembahan mereka demikian itu membuat jiwa dan hati mereka lebih keras dan lebih membatu dari patung-patung itu. Ia memperingatkan mereka agar mereka mau melihat ciptaan Tuhan yang ada di langit dan di bumi; supaya semua itu menjadi tamsil dalam jiwa mereka serta kemudian menyadari betapa dahsyat dan agungnya semua itu. Dengan kesadaran demikian mereka akan memahami kebesaran undang-undang Ilahi yang berlaku di langit dan di bumi.</p>
<p>Selanjutnya, dengan ibadatnya itu akan memahami pula kebesaran Al Khalik Pencipta alam semesta ini, Yang Tunggal, tiada bersekutu. Dengan demikian mereka akan lebih tinggi, akan lebih luhur Mereka akan diisi oleh rasa kasih-sayang terhadap mereka yang belum mendapat petunjuk Tuhan, dan akan berusaha ke arah itu. Mereka akan berlaku baik terhadap semua anak piatu, terhadap semua orang yang malang dan lemah. Ya! Ke arah itulah Tuhan memerintahkannya, supaya ia mengajak mereka.</p>
<p>Akan tetapi, itu jantung yang sudah begitu keras, jiwa yang sudah begitu kaku, sudah jadi kering dalam menyembah berhala seperti yang dilakukan oleh nenek-moyang mereka dahulu. Di tempat itu mereka berdagang, dan membuat Mekah menjadi pusat kunjungan penyembah berhala! Akan mereka tinggalkankah agama nenek-moyang mereka dan mereka lepaskan kedudukan kota mereka yang berarti suatu bahaya bilamana sudah tak ada lagi orang yang akan menyembah berhala? Lalu bagaimana pula akan membersihkan jiwa serupa itu dan melepaskan diri dari noda hawa-nafsu, hawa-nafsu yang akan menjerumuskan mereka, sampai kepada nafsu kebinatangannya, padahal dia sudah memperingatkan manusia supaya mengatasi nafsunya, menempatkan diri di atas berhala-berhala itu? Kalau mereka sudah tidak mau percaya kepadanya, apalagi yang harus ia lakukan? Inilah yang menjadi masalah besar itu.</p>
<p><em>Diambil dari buku Sejarah Hidup Muhammad yang ditulis Muhammad Husain Haekal</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/613/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/613/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=613&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/percakapan-khadijah-dan-waraqah-bin-naufal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Salman al-Farisi Mencari Kebenaran</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kisah-salman-al-farisi-mencari-kebenaran/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kisah-salman-al-farisi-mencari-kebenaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 07:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Salman al-Farisi pada awal hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia yang menganut agama Majusi. Namun dia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Pergolakan batin itulah yang mendorongnya untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya. Kisah Salman diceritakan langsung kepada seorang sahabat &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kisah-salman-al-farisi-mencari-kebenaran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=610&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salman al-Farisi pada awal hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia yang menganut agama Majusi. Namun dia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Pergolakan batin itulah yang mendorongnya untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya.</p>
<p>Kisah Salman diceritakan langsung kepada seorang sahabat dan keluarga dekat Nabi Muhammad bernama Abdullah bin Abbas:<span id="more-610"></span></p>
<p>Salman dilahirkan dengan nama Persia, Rouzbeh, di kota Kazerun, Fars, Iran. Ayahnya adalah seorang Dihqan (kepala) desa. Dia adalah orang terkaya di sana dan memiliki rumah terbesar.</p>
<p>Ayahnya menyayangi dia, melebihi siapa pun. Seiring waktu berlalu, cintanya kepada Salman semakin kuat dan membuatnya semakin takut kehilangan Salman. Ayahnya pun menjaga dia di rumah, seperti penjara.</p>
<p>Ayah Salman memiliki sebuah kebun yang luas, yang menghasilkan pasokan hasil panen berlimpah. Suatu ketika ayahnya meminta dia mengerjakan sejumlah tugas di tanahnya. Tugas dari ayahnya itulah yang menjadi awal pencarian kebenaran.</p>
<p>&#8220;Ayahku memiliki areal tanah subur yang luas. Suatu hari, ketika dia sibuk dengan pekerjaannya, dia menyuruhku untuk pergi ke tanah itu dan memenuhi beberapa tugas yang dia inginkan. Dalam perjalanan ke tanah tersebut, saya melewati gereja Nasrani. Saya mendengarkan suara orang-orang shalat di dalamnya. Saya tidak mengetahui bagaimana orang-orang di luar hidup, karena ayahku membatasiku di dalam rumahnya! Maka ketika saya melewati orang-orang itu (di gereja) dan mendengarkan suara mereka, saya masuk ke dalam untuk melihat apa yang mereka lakukan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ketika saya melihat mereka, saya menyukai salat mereka dan menjadi tertarik terhadapnya (yakni agama). Saya berkata (kepada diriku), &#8216;Sungguh, agama ini lebih baik daripada agama kami&#8217;&#8221;.</p>
<p>Salman memiliki pemikiran yang terbuka, bebas dari taklid buta. &#8220;Saya tidak meninggalkan mereka sampai matahari terbenam. Saya tidak pergi ke tanah ayahku.&#8221;</p>
<p>Dan ketika pulang, ayahnya bertanya. Salman pun menceritakan bertemu dengan orang-orang Nasrani dan mengaku tertarik. Ayahnya terkejut dan berkata: &#8220;Anakku, tidak ada kebaikan dalam agama itu. Agamamu dan agama nenek moyangmu lebih baik.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak, agama itu lebih baik dari milik kita,&#8221; tegas Salman.</p>
<p>Ayah Salman pun bersedih dan takut Salman akan meninggalkan agamanya. Jadi dia mengunci Salman di rumah dan merantai kakinya.</p>
<p>Salman tak kehabisan akan dan mengirimkan sebuah pesan kepada penganut Nasrani, meminta mereka mengabarkan jika ada kafilah pedagang yang pergi ke Suriah. Setelah informasi didapat, Salman pun membuka rantai dan kabur untuk bergabung dengan rombongan kafilah.</p>
<p>Ketika tiba di Suriah, dia meminta dikenalkan dengan seorang pendeta di gereja. Dia berkata: &#8220;Saya ingin menjadi seorang Nasrani dan memberikan diri saya untuk melayani, belajar dari anda, dan salat dengan anda.&#8221;</p>
<p>Sang pendeta menyetujui dan Salman pun masuk ke dalam gereja. Namun tak lama kemudian, Salman menemukan kenyataan bahwa sang pendeta adalah seorang yang korup. Dia memerintahkan para jemaah untuk bersedekah, namun ternyata hasil sedekah itu ditimbunnya untuk memperkaya diri sendiri.</p>
<p>Ketika pendeta itu meninggal dunia dan umat Nasrani berkumpul untuk menguburkannya, Salman mengatakan bahwa pendeta itu korup dan menunjukkan bukti-bukti timbunan emas dan perak pada tujuh guci yang dikumpulkan dari sedekah para jemaah.</p>
<p>Setelah pendeta itu wafat, Salman pun pergi untuk mencari orang saleh lainnya, di Mosul, Nisibis, dan tempat lainnya.</p>
<p>Pendeta yang terakhir berkata kepadanya bahwa telah datang seorang nabi di tanah Arab, yang memiliki kejujuran, yang tidak memakan sedekah untuk dirinya sendiri.</p>
<p>Salman pun pergi ke Arab mengikuti para pedagang dari Bani Kalb, dengan memberikan uang yang dimilikinya. Para pedagang itu setuju untuk membawa Salman. Namun ketika mereka tiba di Wadi al-Qura (tempat antara Suriah dan Madinah), para pedagang itu mengingkari janji dan menjadikan Salman seorang seorang budak, lalu menjual dia kepada seorang Yahudi.</p>
<p>Singkat cerita, akhirnya Salman dapat sampai ke Yatsrib (Madinah) dan bertemu dengan rombongan yang baru hijrah dari Makkah. Salman dibebaskan dengan uang tebusan yang dikumpulkan oleh Rasulullah SAW dan selanjutnya mendapat bimbingan langsung dari beliau.</p>
<p>Betapa gembira hatinya, kenyataan yang diterimanya jauh melebihi apa yang dicita-citakannya, dari sekadar ingin bertemu dan berguru menjadi anugerah pengakuan sebagai muslimin di tengah-tengah kaum Muhajirin dan kaum Anshar yang disatukan sebagai saudara.</p>
<p>Kisah kepahlawanan Salman yang terkenal adalah karena idenya membuat parit dalam upaya melindungi kota Madinah dalam Perang Khandaq. Ketika itu Madinah akan diserang pasukan Quraisy yang mendapat dukungan dari suku-suku Arab lainnya yang berjumlah 10.000 personel. Pemimpin pasukan itu adalah Abu Sufyan. Ancaman juga datang dari dalam Madinah, di mana penganut Yahudi dari Bani Quradhzah akan mengacau dari dalam kota.</p>
<p>Rasulullah SAW pun meminta masukan dari sahabat-sahabatnya bagaimana strategi menghadapi mereka. Setelah bermusyawarah akhirnya saran Salman Al Farisi atau yang biasa dipanggil Abu Abdillah diterima. Strategi Salman memang belum pernah dikenal oleh bangsa Arab pada waktu itu. Namun atas ketajaman pertimbangan Rasulullah SAW, saran tersebut diterima.</p>
<p>Atas saran Salman itulah perang dengan jumlah pasukan yang tak seimbang dimenangkan kaum Muslimin.</p>
<p>Setelah meninggalnya Nabi Muhammad, Salman dikirim untuk menjadi gubernur di daerah kelahirannya, hingga dia wafat.<br />
<em><br />
Diolah dari: (1) Wikipedia; (2) The Search for The Truth -by a Man Known as Salman the Persian karangan Dr Saleh as-Saleh; (3) dan sumber-sumber lainnya.</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/610/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=610&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kisah-salman-al-farisi-mencari-kebenaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata Intelektual Barat Tentang Alquran</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kata-intelektual-barat-tentang-alquran/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kata-intelektual-barat-tentang-alquran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 07:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-Din]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa&#8221; (QS Al-Baqarah (2):2) Alquran adalah sumber pengetahuan dan pelajaran bagi umat Islam. Kitab suci ini merupakan mukjizat yang diturunkan Allah SWT kepada Muhammad SAW untuk membimbing umat manusia. &#8230; <a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kata-intelektual-barat-tentang-alquran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=607&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa&#8221; </em>(QS Al-Baqarah (2):2)</p>
<p>Alquran adalah sumber pengetahuan dan pelajaran bagi umat Islam. Kitab suci ini merupakan mukjizat yang diturunkan Allah SWT kepada Muhammad SAW untuk membimbing umat manusia.</p>
<p>Lantas, bagaimana pandangan para intelektual Barat mengenai kitab suci yang diturunkan di bulan Ramadan ini? Berikut beberapa penuturan mereka yang dikutip dari buku<em>Sejarah Alquran</em> karangan Prof Dr Abubakar Aceh dan sumber lainnya:</p>
<p><strong>Maurice Bucaille (19 Juli 1920-1998), ahli bedah Prancis, penulis <em>Bible, Quran, and Modern Science:<span id="more-607"></span></em></strong><em><br />
</em><br />
Saya menyelidiki keserasian teks Alquran dengan sains modern secara objektif dan tanpa prasangka. Mula-mula, saya mengerti, dengan membaca terjemahan, bahwa Alquran menyebutkan bermacam-macam fenomena alamiah, tetapi dengan membaca terjemahan itu saya hanya memperoleh pengetahuan yang  samar (ringkas). Dengan membaca teks Arab secara teliti sekali saya dapat mengadakan inventarisasi yang membuktikan bakwa Alquran tidak mengandung sesuatu pernyataan yang dapat dikritik dari segi pandangan ilmiah di zaman modern ini.</p>
<p><strong>Edward Gibbon (1737-1794), ahli sejarah Inggris:</strong></p>
<p>Alquran adalah sebuah kitab agama, kitab kemajuan, kenegaraan, persaudaraan, kemahkamahan, dan undang-undang tentara dalam agama Islam. Alquran mengandung isi yang lengkap, mulai dari urusan ibadah, ketauhidan, sampai kepada hal yang mengenai jasmani, mulai dari pembicaraan hak-hak dan kewajiban segolongan umat sampai kepada akhlak dan perangai, sampai kepada hukum siksa dunia ini.</p>
<p>Di dalam Alquran dijelaskan segala pembalasan amal. Alquranlah yang menjadi sumber peraturan negara (bagi umat Islam), sumber undang-undang dasar, memutuskan sesuatu perkara yang berhubungan dengan kehartaan, maupun dengan kejiwaan.&#8221;</p>
<p><strong>Geogre Bernard Shaw (lahir 26 Juli 1856), pengarang Inggris:</strong></p>
<p>Agama Islam cukup untuk mengobati penyakit kemanusiaan dan orang-orang yang berkemajuan sekarang sudah mulai insaf akan hakekatnya. Berat sangkaku untuk mengatakan, bahwa dua abad lagi kemudian, orang akan Islam semuanya.</p>
<p><strong>JW Goethe (1749-1832), pengarang dan ahli filsafat Jerman:</strong></p>
<p>Bagaimana jua pun saya membaca Alquran itu, tidak habis-habisnya saya bertemu dengan ajaran-ajaran yang menggerakkan saya kepada mendalamkan pengetahuan agama. Susunan kalimatnya sangat molek dan indah, isi dan tujuannya bolehlah menjadi pedoman untuk jalan bahagia, kemuliaan yang tinggi, dan beberapa pelajaran yang menakutkan untuk pekerjaan jahat. Demikian pada pikiran saya kitab Alquran ini akan berjalan terus melalui tiap zaman dan sangat berpengaruh.</p>
<p><strong>IOM Deutsch (1829-1873), ahli ketimuran Jerman:</strong></p>
<p>Saya melihat keajaiban dalam Alquran, satu kitab yang sudah menolong umat Arab dalam membuka dunia, jauh lebih besar dari apa yang telah diperbuat Alexander de Groote, juga lebih besar daripada apa yang telah dicapai oleh Bangsa Rumania. Pengaruh Alquranlah yang menarik bangsa Arab dalam sedikit waktu masuk ke Eropa dan menjadi raja dunia.</p>
<p>Bangsa Arab pernah ke Eropa sebagai tuan dan ahli dagang yang terkenal, yang demikian digerakkan oleh Alquran yang dibawanya ke sana sebagai suluh dalam gelap-gulita. Mereka membawa peradaban, kecerdasan, pengetahuan dan kebijaksanaan, memberi pelajaran tentang ilmu falsafah, ilmu bintang, kedokteran, ilmu syair, yang kemajuannya pernah berkilau-kilau di Eropa sebagai juga di tanah Timur.</p>
<p>Dengan Alquran itulah bangsa Arab berdiri dan tegak menyiarkan ilmu pengetahuian, dan dengan mengenangkan jasa mereka yang amat mulia itu, kita membuat air mata, tatkala mereka pergi dari Andalusia, ketika Granada terlepas dari tangan mereka.</p>
<p><strong>M de Montaigne (1533-1592), pujanga Prancis:</strong></p>
<p>Kalau kita memandang Islam dengan kacamata pengetahuan yang adil (pandangan umum), meskipun hanya sebagian kecil, maka mengertilah kita bahwa Islam itu agama yang memberi contoh tentang kemajuan, kemerdekaan, keadilan di dalam hidup masyarakat dengan politik yang teratur. Islam itu adalah pokok kemajuan yang amat hebat, yang telah mengibarkan benderanya diua atas mercu Barat dan Timur. Sesudah itu dunia Islam lalu jatuh dan kini telah (mulai) bangun lagi, hendak mengambil panji kemuliaan dan kedudukannya yang telah hilang itu, dan yang demikian itu sudah menjadi tabiat lantaran kitab sucinya Alquran.<br />
<strong><br />
GM Rodwell:</strong></p>
<p>Ilmu yang berhubung dengan ketuhanan di dalam Alquran itu sangat dalamnya. Keterangan-keterangan yang ringkas dan jelas penuh berisi dengan hikmah dan pelajaran, yang dapat menunjukkan jalan ke arah yang betul.</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/ad-din/'>Ad-Din</a> Tagged: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://blogfajri.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=607&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/20/kata-intelektual-barat-tentang-alquran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puan Berkebun</title>
		<link>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/17/puan-berkebun/</link>
		<comments>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/17/puan-berkebun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 09:05:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blogfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogfajri.wordpress.com/?p=590</guid>
		<description><![CDATA[Filed under: Curhat<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=590&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/17/puan-berkebun/#gallery-1-slideshow">Click to view slideshow.</a>
<br />Filed under: <a href='http://blogfajri.wordpress.com/category/curhat/'>Curhat</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogfajri.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogfajri.wordpress.com/590/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogfajri.wordpress.com&amp;blog=3114018&amp;post=590&amp;subd=blogfajri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogfajri.wordpress.com/2010/05/17/puan-berkebun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ea40c8f59ce8a661ca81bdad61b39cd?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">blogfajri</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
